Sistem Operasi macOS

Apa itu macOS ?

macOS adalah sistem operasi grafis yang dikembangkan oleh Apple Inc untuk berjalan pada komputer Machintos ( Macs ).  macOS telah  terpasang pada semua komputer keluaran Macs sejak 2002. macOS merupakan sistem operasi yang paling banyak digunakan ke dua setelah Microfsoft Windows.

macOS diperkenalkan tahun 2001 dengan nama Mac OS X. Mac OS X melanjutkan sistem operasi Mac OS sebelumnya yaitu Mac OS 9. Pada thaun 2012 Apple mengganti nama Mac OS  X menjadi OS X. Dan tahun 2016 menggantinya lagi menjadi macOS agar seragam dengan sistem operasi keluaran Apple lainnya seperti iOS, watchOS dan tvOS. Versi terakhir macOS adalah macOS Highsierra yang dirilis september 2017.

Hingga tahun 2005, macOS hanya berjalan pada komputer dengan processor PowerPC, namun sejak tahun 2006 Apple mengumumkan bahwa macOS akan beralih kepada processor keluaran  Intel. Dan mulai Mac OS X 10.4, macOS telah dapatdigunakan pada processor Intel, dengan emulator Rosetta yang memungkinkan macOS dijalankan pada komputer dengan prosessor PowerPC.which allowed users to run most PowerPC applications on Intel-based Macs. Dan sejiak Mac OS X 10.6, macOS hanya dapat dijalankan pada perangkat dengan prosesor Intel 64 bit.

Arsitektur macOS

Arsitektur macOS

Komponen inti dari macOS adalah sistem operasi POSIX yang dibangun dalam XNU Kernel. yang menyediakan fungsifungsi dasar sebuah sistem operasi. Apple merilis sistem ini dengan nama Darwin. Darwin dirilis dengan gratis dan terbuka.Diatas Darwin apple meletekkan beberapa komponen seperti Aqua dan Finder untuk membentuk sistem operasi berbasis grafis.

Pada awal kemunculannya Mac OS X membawa beberapa fitur sebagai penyempurnaan dari Mac Os sebelumnya yaitu pre-emptive multitasking dan memory protection yang meningkatkan kemampuan sistem untuk menjalankan beberapa aplikasi secara bersamaan tanpa mengakibatkan crash.

Tampilan macOS

Kelebihan dan Kekurangan macOS

Kelebihan macOS

1. Lebih stabil karena menggunakan UNIX
2. Multitasking
3. Bisa mengenal file format windows
4. Tampilan yang lebih glossy sehingga bagus untuk graphic design/multimedia
5. Dokumen-dokumen yang dibuat di Mac bisa dibaca di OS yang lain, dan sebaliknya
6. Open source code sehingga Mac OS sulit dibajak
7. Ada ‘Time Machine’ yang akan bekerja secara otomatis pada background tanpa mengganggu aplikasi yang dijalankan untuk mem-backup system yang sedang berjalan dan perubahan-perubahan pada data
8. Ada program “sherlock“ yang tidak hanya mencari file pada harddisk dan dalam jaringan lokal, tapi juga dapat beraksi di Internet dan mencari berdasarkan keyword
9. Macintosh memiliki keamanan terhadap virus, spyware, dan sebagainya. Hal ini menjadi alasan terbesar mengapa banyak orang memilih Mac karena untuk menghindari virus
10. Operating System Mac ini mudah digunakan dan mudah dipelajari. Karena sumbernya jelas, training centre-nya ada, dan secara umum ketika orang dihadapkan pada Mac OS mudah belajarnya
11. Mac memiliki jaminan kepastian dan support hardware yang jelas

Kekurangan macOS
1. Mahal
2. Hanya cocok untuk graphic designer
3. Mac OS tidak dapat digunakan bersama-sama sistem-sistem pengoperasian lain yang tidak menggunakan sistem Mac OS
4. Mac tidak bisa dirakit sendiri karena Apple sudah tidak memberi license buat perusahaan lain untuk membuat hardware yang bisa menggunakan Mac OS
5.  Software di Mac OS tidak begitu lengkap
6. Kurang cocok untuk aplikasi server dan game (rid)

Sistem Operasi Android

Apa itu Sistem Operasi Android ?

Android adalah sistem operasi berbasis Linux yang dirancang untuk perangkat bergerak layar sentuh seperti telepon pintar dan komputer tablet. Android awalnya dikembangkan oleh Android, Inc., dengan dukungan finansial dari Google, yang kemudian membelinya pada tahun 2005. Sistem operasi ini dirilis secara resmi pada tahun 2007, bersamaan dengan didirikannya Open Handset Alliance, konsorsium dari perusahaan-perusahaan perangkat keras, perangkat lunak, dan telekomunikasi yang bertujuan untuk memajukan standar terbuka perangkat seluler. Ponsel Android pertamamulai dijual pada bulan Oktober 2008.

Antarmuka

Antarmuka pengguna pada Android menggunakan masukan sentuh yang serupa dengan tindakan di dunia nyata, misalnya menggesek (swiping), mengetuk (tapping), dan mencubit (pinching), untuk memanipulasi objek di layar.Masukan pengguna direspon dengan cepat dan juga tersedia antarmuka sentuh layaknya permukaan air, seringkali menggunakan kemampuan getaran perangkat untuk memberikan umpan balik haptik kepada pengguna. 

Hasil gambar untuk Android OS

Tampilan Antarmuka Android

Perangkat keras internal seperti akselerometer, giroskop, dan sensor proksimitas digunakan oleh beberapa aplikasi untuk merespon tindakan pengguna, misalnya untuk menyesuaikan posisi layar dari potret ke lanskap, tergantung pada bagaimana perangkat diposisikan, atau memungkinkan pengguna untuk mengarahkan kendaraan saat bermain balapan dengan memutar perangkat sebagai simulasi kendali setir.

Aplikasi

Android memungkinkan penggunanya untuk memasang aplikasi pihak ketiga, baik yang diperoleh dari toko aplikasi seperti Google Play, Amazon Appstore, ataupun dengan mengunduh dan memasang berkas APK dari situs pihak ketiga. Di Google Play, pengguna bisa menjelajah, mengunduh, dan memperbarui aplikasi yang diterbitkan oleh Google dan pengembang pihak ketiga, sesuai dengan persyaratan kompatibilitas Google. Google Play akan menyaring daftar aplikasi yang tersedia berdasarkan kompatibilitasnya dengan perangkat pengguna, dan pengembang dapat membatasi aplikasi ciptaan mereka bagi operator atau negara tertentu untuk alasan bisnis. Pembelian aplikasi yang tidak sesuai dengan keinginan pengguna dapat dikembalikan dalam waktu 15 menit setelah pengunduhan.Beberapa operator seluler juga menawarkan tagihan langsung untuk pembelian aplikasi di Google Play dengan cara menambahkan harga pembelian aplikasi pada tagihan bulanan pengguna. 

Gambar terkait

Tampilan Playstore

Pada bulan September 2012, ada lebih dari 675.000 aplikasi yang tersedia untuk Android, dan perkiraan jumlah aplikasi yang diunduh dari Play Store adalah 25 miliar. Aplikasi Android dikembangkan dalam bahasa pemrograman Java dengan menggunakan kit pengembangan perangkat lunak Android (SDK). SDK ini terdiri dari seperangkat perkakas pengembangan, termasuk debugger, perpustakaan perangkat lunak, emulator handset yang berbasis QEMU, dokumentasi, kode sampel, dan tutorial. Secara resmi perangkat yang digunakan untuk megnembangkan aplikasi berbasis android adalah Android Studio.

Pengelolaan memori

Karena perangkat Android umumnya bertenaga baterai, Android dirancang untuk mengelola memori (RAM) guna menjaga konsumsi daya minimal, berbeda dengan sistem operasi desktop yang bisa terhubung pada sumber daya listrik tak terbatas. Ketika sebuah aplikasi Android tidak lagi digunakan, sistem secara otomatis akan menangguhkannya (suspend) dalam memori – secara teknis aplikasi tersebut masih “terbuka”, namun dengan ditangguhkan, aplikasi tidak akan mengkonsumsi sumber daya (misalnya daya baterai atau daya pemrosesan), dan akan “diam” di latar belakang hingga aplikasi tersebut digunakan kembali. Cara ini memiliki manfaat ganda, tidak hanya meningkatkan respon perangkat Android karena aplikasi tidak perlu ditutup dan dibuka kembali dari awal setiap saat, tetapi juga memastikan bahwa aplikasi yang berjalan di latar belakang tidak menghabiskan daya secara sia-sia

Android mengelola aplikasi yang tersimpan di memori secara otomatis: ketika memori lemah, sistem akan menonaktifkan aplikasi dan proses yang tidak aktif untuk sementara waktu, aplikasi akan dinonaktifkan dalam urutan terbalik, dimulai dari yang terakhir digunakan. Proses ini tidak terlihat oleh pengguna, jadi pengguna tidak perlu mengelola memori atau menonaktifkan aplikasi secara manual. Namun, kebingungan pengguna atas pengelolaan memori pada Android telah menyebabkan munculnya beberapa aplikasi task killer pihak ketiga yang populer di Google Play

Aplikasi

Android berjalan di sandbox, sebuah area terisolasi yang tidak memiliki akses pada sistem, kecuali izin akses yang secara eksplisit diberikan oleh pengguna ketika memasang aplikasi. Sebelum memasang aplikasi, Play Store akan menampilkan semua izin yang diperlukan, misalnya: sebuah permainan perlu mengaktifkan getaran atau menyimpan data pada Kartu SD, tetapi tidak perlu izin untuk membaca SMS atau mengakses buku telepon. Setelah meninjau izin tersebut, pengguna dapat memilih untuk menerima atau menolaknya, dan bisa memasang aplikasi hanya jika mereka menerimanya.

Hasil gambar untuk android OS security

Arsitektur Sandbox dalam Sistem Operasi Android

Sistem sandbox dan perizinan pada Android bisa mengurangi dampak kerentanan terhadap bug pada aplikasi, namun ketidaktahuan pengembang dan terbatasnya dokumentasi telah menghasilkan aplikasi yang secara rutin meminta izin yang tidak perlu, sehingga mengurangi efektivitasnya. Beberapa perusahaan keamanan perangkat lunak seperti AvastLookout Mobile SecurityAVG Technologies, dan McAfee telah merilis perangkat lunak antivirus ciptaan mereka untuk perangkat Android. Perangkat lunak ini sebenarnya tidak bekerja secara efektif karena sandbox juga bekerja pada aplikasi tersebut, sehingga membatasi kemampuannya untuk memindai sistem secara lebih mendalam.

 

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan

  1. Penggunaan yang didesain mudah pada fitur-fitur aplikasi, serta tidak sulit untuk dipahami.
  2. Android dapat juga dikatakan sistem operasi berbasis Linux yang open source. Dengan begitu akan memberikan peluang besar untuk para developer membuat dan mengembangkan aplikasi-aplikasi yang bagus dan canggih.
  3. Pengguna dapat dengan bebas untuk memilih aplikasi yang mana saja yang ingin digunakan.
  4. Tersedia banyak sekali aplikasi yang dapat digunakan secara gratis dengan berbagai fungsinya, itu secara resmi tersedia di Google Play Store.
  5. Sistem operasi Android bersifat multitasking, yang berguna untuk menjalankan berbagai aplikasi secara mudah, serta dapat menelusuri apps Android yang diinginkan.
  6. Aplikasi untuk sistem Android juga dikembangkan secara up to date, sehingga setiap waktu akan muncul berbagai program dengan teknologi baru yang luar biasa fitur-fiturnya.
  7. Kamu bisa menginstal ROM yang dimodifikasi, akan tetapi pada sistem operasi Android sendiri memiliki cukup banyak jenis custom ROM. Tenang saja hal tersebut dijamin tidak membahayakan perangkat smartphone.
  8. OS Android memiliki keunggulan dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti salah satunya iOS yang dipunyai milik Apple, dimana iOS hanya dapat digunakan oleh produk dari Apple sendiri. Adapun Android dapat digunakan berbagai merek smartphone seperti Samsung, Sony Ericsson, Motorola, dan HTC.
  9. Widget yang ada di homescreen bisa diakses dengan berbagai setting, cepat dan juga mudah

Kekurangan

  1. Sistem operasi Android tampaknya menuntut pengguna untuk harus memiliki koneksi internet dalam keadaan aktif. Seperti minimalnya perlu koneksi internet GPRS, hal ini agar perangkat siap untuk online sesuai dengan kebutuhan pengguna.
  2. Memang terdapat banyak Aplikasi Android yang dapat digunakan secara gratis, akan tetapi seringkali  pada aplikasi yang digunakan akan memunculkan iklan yang cukup mengganggu.
  3. Baterai pada smartphone dengan sistem Android akan sangat boros dibandingkan OS lainnya, hal tersebut disebabkan dengan banyaknya proses yang berjalan secara background yang membuat energi baterai menjadi cepat habis.

 

Sistem Operasi Linux

Apa itu Linux ?

Linux  adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi yang dibangun berdasarkan dari Linux Kernel. Linux Kernel adalah komponen utama dari sistem operasi Linux yang dimabil ari nama pembuatnya Linus Torvalds. Dia membangun Linux Kernel berdasarkan berasal dari sistem operasi GNU, yang dibuat pada tahun 1983 oleh Richard Stallman. Oleh karena itu sistem operasi Linux seringkali disebut juga GNU/Linux. 

 

Apa kelebihan Linux ?

Sistem operasi Linux bersifat free dan open source, artinya  kode sumber Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja. Oleh karena itu pengembangan Linux berjalan lebih cepat karena melibatkan banyak orang. Selain itu bila terdapat kelemahan dalam sistem operasi Linux, akan segera diperbaiki oleh pengembang yang tersebar diseluruh dunia. Para pengamat teknologi informatika beranggapan kesuksesan Linux karena Linux tidak bergantung kepada vendor (vendor independence), biaya operasional yang rendah, dan kompatibilitas yang lebih baik dibandingkan versi UNIX tak bebas, serta faktor keamanan dan kestabilannya yang lebih baik dibandingkan dengan sistem operasi lainnya seperti Microsoft Windows. 

Apa itu distro Linux ?

Sistem operasi Linux yang dikenal dengan istilah distribusi Linux (Linux distribution) atau distro Linux. Terdapat banyak distribusi Linux (lebih dikenali sebagai distro) yang dibuat oleh individu, grup, atau lembaga lain. Masing-masing disertakan dengan program sistem dan program aplikasi tambahan, di samping menyertakan suatu program yang memasang keseluruhan sistem di komputer (installer program). Umumnya sebuah distro Linux sudah termasuk perangkat-perangkat lunak pendukung seperti server web, bahasa pemrograman, basisdata, tampilan desktop (desktop environment) seperti GNOME,KDE dan Xfce juga memiliki paket aplikasi perkantoran seperti OpenOffice , KOffice, Abiword, Gnumeric dan LibreOffice. Contoh distro linux adalah Ubuntu, Debian, Fedora, Redhat dan lain lain

Simbol Ubuntu, salah satu distro Linux

Kelebihan dan Kekurangan Linux

Kelebihan Linux

  • Aman terhadap serangan virus.
  • Mempunyai sistem keamanan yang lebih baik dibandingkan dengan windows.
  • Dukungan dari komunitas yang sangat banyak.
  • Linux bisa berinterksi dengan sistem operasi yang lain.
  • Adanya virtual memory (SWAP) yang akan membuat sistem operasi linux ini dapat menjalankan program yang besar dalam waktu yang bersamaan.
  • Linux lebih stabil dibandingkan dengan windows.

Kekurangan Linux

  • Aplikasi pendukung yang masih sedikit.
  • Dari segi tampilan, sistem operasi linux ini dirasa kurang menarik.
  • Linux sulit untuk dipelajari, Karena jika ingin mengambangkannya setidaknya kita harus bisa memahami script.
  • Dukungan hardware yang tidak terlalu banyak.

 

Pemrograman di Linux

Kernel Linux ditulis dalam bahasa C dan Assembly. Namun Linux dapat mendukung banyak bahasa pemrograman seperti Ada, C, C++, Java, dan Fortran. Dan juga mendukung bahasa pemrograman dinamis seperti Perl, Ruby, Python, PHP dan lain lain.

Antarmuka tampilan Linux

Linux dapat dikendalikan oleh  antarmuka berbasis teks, antarmuka pengguna grafis. GNOME, KDE dan Xfce adalah contoh antarmuka pengguna yang paling banyak digunakan dalam Linux, walaupun terdapat sejumlah varian antarmuka pengguna. Selain tampilan grafis, Linux juga menyediakan sebuah antarmuka baris perintah.Dimana pengguna linux harus memasukkan perintah perintah untuk berinteraksi dengan Linux .

Tampilan berbasis GNOME

Linux saat ini

Meski pada awalnya dirancang untuk berjalan pada komputer dengan prosesor intel x86. Namun saat ini sudah dapat digunakan pada berbagai perangkat seperti smartphones, tablet computers, smart TVs, and in-vehicle infotainment (IVI) systems, router ,smartwatch, perangkat game dan lain lain.Beberapa sistem operasi populer yang dibangun berdasarkan Linux adalah Android OS, Chrome OS. Dengan popularitas Android OS, Linux menjadi sistem operasi yang paling banyak digunakan didunia.

Smartphone android yang sistem operasinya berasal dari Linux

Arsitektur Linux

Linux terdiri dari beberapa lapisan program. Dimana antar lapisan bisa saling berkomunikasi. Lapisan terbawah adalah Linux Kernel. Linux kernel menangani proses pengendalian jalannya instrukrsi program, jaringan, dan akses ke periferal dan file. Agar sebuah periferal dapat dideteksi oleh Linux, dibutuhkan sebuah program driver. Driver tersebut dapat terintegrasi kedalam Linux kernel atau ditambahkan menjadi sebuah modul eksternal yang akan diaktifkan ketika Linux berjalan. Diatas Linux Kernel terdapat C Library. C Library yang berisi command line dan fungsi fungsi standart untuk sistem operasi .

Aritektur Linux

Diatas C Library  terdapat modul user application.  Yaitu program program tambahan seperti openoffice, game dan lain lain.Tampilan grafis Linux yang dibangun menggunakan X-Window System terdapat pada lapisan ini.